• Dipublish Oleh: Nelce Kambuaya
  • Dipublish Pada: May 19, 2025

Wakil Gubernur PBD Buka Bimtek Pengembangan SDM PBJ, Perkuat Kompetensi ASN

SORONG-Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, S.Pd.I., MM hadir mewakil Gubernur Papua Barat Daya membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengadaan Barang dan Jasa dan penerapan Hukum Kontrak bagi pelaku pengadaan, Senin (19/05/2025).

Acara ini dilaksanakan di Panorama Hotel, Kota Sorong, menghadirkan narasumber, Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP Dr. Hermawan, SE., MM, dan dihadiri oleh, Asisten III Setda PBD, para pimpinan OPD di lingkungan Pemprov PBD, para kabag pengadaan barang dan jasa kabupaten/kota se-PBD, para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Bimtek ini tujuan untuk pengembangan SDM pengadaan barang dan jasa, memberikan pemahaman terhadap perubahan aturan pengadaan barang dan jasa bagi pelaku pengadaan, memberikan pengetahuan terhadap hukum kontrak bagi pelaku pengadaan, dan juga memberikan pengetahuan kepada ASN khususnya pada biro pengadaan barang dan jasa.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, ditegaskan pentingnya kompetensi dan integritas setiap personil yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Setiap personil yang terlibat dalam pengadaan barang atau jasa wajib memiliki kompetensi dan integritas sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM pengadaan barang dan jasa menjadi keniscayaan yang harus kita dorong secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Gubernur mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini secara maksimal.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini dengan sebaik-baiknya. Dengan kehadiran pemateri yang berkompeten, jika ada hal-hal yang belum dipahami, maka harus aktif menyampaikan pertanyaan,” ungkapnya.

Bimbingan teknis ini diharapkan dapat menciptakan SDM PBJ yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di lingkungan pemerintah Papua Barat Daya.