• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: July 13, 2026

Gubernur Elisa Kambu Ajak Pemuda GKI Menjadi Generasi Papua yang Sehat, Cerdas, dan Produktif

AIMAS – Gubernur Elisa Kambu, S.Sos, menegaskan bahwa kemajuan Papua harus dimulai dari pembangunan manusia, bukan semata-mata pembangunan infrastruktur. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan materi pada Temu Raya Persekutuan Anak Muda (PAM) ke-V GKI se-Tanah Papua di Gereja GKI Bethel Mawolokmai, Klasis Malamoi, Kabupaten Sorong, Senin (13/7/2026).

Dalam materinya, Gubernur Elisa Kambu mengajak generasi muda GKI menjadikan pembangunan manusia sebagai fondasi kemajuan Papua.

“Kita ingin Papua maju. Karena itu, prioritas utama kita adalah membangun manusianya agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.”

Gubernur Elisa Kambu menegaskan pembentukan generasi unggul harus dimulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, dan kesiapan keluarga.

Untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga menyekolahkan putra-putri asli Papua menjadi dokter spesialis agar kebutuhan tenaga medis di daerah dapat terpenuhi.

Di bidang pendidikan, lanjut Elisa, pemerintah terus memperluas akses melalui program beasiswa dan bantuan studi. Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus memiliki karakter yang kuat.

Ia juga mengajak generasi muda membangun jiwa kewirausahaan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam Papua sehingga mampu menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.

Mengakhiri materinya, Gubernur berpesan kepada seluruh pemuda GKI agar terus belajar, bekerja keras, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu membawa Papua semakin maju.

"Persiapkan diri dengan baik, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, miliki karakter yang kuat, serta jadilah generasi yang sehat, cerdas, dan produktif demi mewujudkan Papua yang maju, sejahtera, dan nyaman bagi semua," pesannya.

Acara ini dihadiri oleh 70 klasis dari 12 wilayah GKI se-Tanah Papua.