• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: July 4, 2026

Pemprov PBD Bekali 90 Siswa Menengah untuk Belajar di luar Papua Lewat Program ADEM

SORONG-Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pembekalan Siswa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026 sebagai persiapan bagi pelajar yang akan melanjutkan pendidikan menengah di luar Papua.

Kegiatan pembekalan berlangsung selama tiga hari (3–5 Juli 2026) di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, dan diikuti oleh 90 siswa-siswi asal kabupaten/kota se-Papua Barat Daya. Mereka akan melanjutkan pendidikan menengah di Provinsi Jawa Tengah, Bali, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Program ADEM.

Gubernur Elisa Kambu mengatakan kesempatan belajar di luar Papua bukan hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga membentuk karakter, memperluas wawasan, dan melatih kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang beragam.

"Selama tiga tahun menjalani pendidikan, saya berharap para siswa mampu berinteraksi dengan teman-teman maupun para senior dari berbagai daerah sehingga memiliki pengalaman yang lebih luas dalam kehidupan sosial maupun pendidikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Adolof Kambuaya, SH., M.Si menjelaskan bahwa Program ADEM merupakan program afirmasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dilaksanakan di seluruh Tanah Papua sebagai bagian dari upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Setiap provinsi di Tanah Papua memperoleh kuota sebanyak 90 peserta. Di Papua Barat Daya, kuota tersebut kemudian dibagi secara proporsional kepada lima kabupaten dan satu kota,” ungkapnya.

Ia menegaskan, seluruh peserta yang mengikuti program ini lolos melalui seleksi murni berdasarkan prestasi akademik. Nilai rapor diunggah ke dalam sistem kemudian diverifikasi oleh kementerian.

"Anak-anak ini lolos karena kemampuan dan prestasi mereka sendiri. Nilai rapor mereka diproses oleh kementerian hingga ditetapkan sekolah tujuan masing-masing," jelasnya.

Adolof berharap para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga bisa membuka peluang besar bagi lulusannya untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi negeri terbaik.