Pj Sekda PBD Hadiri HUT ke-26 Kota Sorong, Harus Jadi Rumah Besar yang Aman dan Nyaman bagi Semua
SORONG-Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Drs. Yacob Kareth, M.Si menghadiri Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Sorong yang berlangsung di Gedung Lambertus Jitmau, Sabtu (28/02/2026).
Syukuran tersebut ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH., M.PA di dampingi Wakil Wali Kota Anshar Karim, A.Md, sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Wali Kota Septinus Lobat mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-26 sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Sorong sejak resmi menjadi daerah otonomi baru pada tahun 2000.
“Di usia ke-26 tahun ini, yang pertama kita bersyukur kepada Tuhan atas bimbingan dan pertolongan-Nya kepada kita semua. Karena pada tahun 2000 kita memperoleh status daerah otonomi baru melalui perjuangan para pendahulu kita, dan hari ini kita telah memasuki usia ke-26 tahun,” ujarnya.
Ia menegaskan masih banyak pekerjaan rumah demi kemajuan kota dan memohon dukungan serta doa restu untuk mewujudkan Sorong yang maju, bersih, hijau, aman, dan sejahtera.
Sementara itu, Pj Sekda Papua Barat Daya Yacob Kareth menegaskan harapannya agar Kota Sorong sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat Daya terus berkembang menjadi rumah besar bagi seluruh masyarakat.
“Kota Sorong adalah kota dengan tingkat heterogenitas yang tinggi. Di kota ini dihuni oleh berbagai suku, agama, dan latar belakang, baik dari seluruh wilayah Indonesia maupun mancanegara. Karena itu yang paling utama adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua warga,” ujarnya.
Pj Sekda juga mengingatkan pentingnya perencanaan pembangunan jangka panjang. Menurutnya, dalam 20 hingga 50 bahkan 75 tahun ke depan, Kota Sorong akan menghadapi tantangan serius terkait daya tampung wilayah, kepadatan hunian, serta risiko bencana seperti banjir dan dampak sistemik lainnya.
Syukuran HUT ke-26 Kota Sorong berlangsung penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.