• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: August 3, 2026

Dinas Dukcapil & PMK Dorong Warga Kelola Kampung Wisata, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

SORONG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil & Pemberdayaan Masyarakat Kampung (Disdukcapil & PMK) menggelar Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Kampung Wisata bagi masyarakat Kampung Malaumkarta dan Kampung Suwatolo, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (3–5 Agustus) dipusatkan di Balai Kampung Suwatolo dan dibuka oleh Kepala Disdukcapil & PMK Nikolas Asmuruf, SE., MAP.

Hadir sebagai narasumber Desi Sentuf dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), yang membawakan materi mengenai tata kelola kampung wisata, pelayanan wisata, serta pengembangan potensi wisata.

Dalam sambutannya, Nikolas Asmuruf mengatakan program pendampingan kampung wisata tahun 2026 dilaksanakan di tiga lokus, yakni Kabupaten Sorong, Kabupaten Maybrat, dan Kabupaten Sorong Selatan. Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi wisata yang berbeda sehingga membutuhkan pengelolaan yang profesional dan berbasis kearifan lokal.

"Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola destinasi wisata secara lebih baik, sehingga mampu meningkatkan daya tarik wisatawan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Kampung Malaumkarta yang berhasil mengembangkan potensi wisata berbasis budaya dan alam hingga menjadi salah satu destinasi unggulan di Papua Barat Daya.

“Pengembangan kampung wisata tidak hanya mendukung pelestarian budaya dan lingkungan, tetapi juga membuka lapangan kerja, mendorong tumbuhnya UMKM dan usaha kuliner lokal, serta menggerakkan perekonomian masyarakat kampung,” ucapnya.

Pelatihan dan pendampingan ini, lanjut Nikolas, bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola kampung wisata secara profesional agar mampu mengembangkan potensi daerah, menciptakan peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi kampung, sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sorong.