• Dipublish Oleh: Admin Kominfo
  • Dipublish Pada: July 31, 2026

Lokakarya Penyepakatan Daftar Data 2026

Sorong, 31 Juli 2026
Lokakarya Penyepakatan Daftar Data 2026
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar Lokakarya Penyepakatan Daftar Data
Tahun 2026, Coaching Clinic Metadata, dan Input Dataset pada Portal Cenderawasih
Papua Barat Daya sebagai upaya memperkuat implementasi kebijakan Satu Data Indonesia.
Sambutan Gubernur disampaikan oleh Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan
Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Daya saat ini dijabat oleh Dr. Drs.
Suardi Thamal, M.M. karena Gubernur dan Sekretaris Daerah berhalangan hadir.
Dalam sambutannya ditegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus
segera melengkapi data sebelum peluncuran Portal Cenderawasih yang direncanakan pada
17 Agustus, sehingga seluruh informasi yang ditampilkan telah lengkap dan siap
digunakan.
Data sebagai Dasar Pembangunan
Pemerintah menegaskan bahwa data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat
dipertanggungjawabkan merupakan fondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan,
hingga evaluasi pembangunan daerah. Sebagai provinsi baru, Papua Barat Daya
membutuhkan sistem pengelolaan data yang terintegrasi untuk mendukung pengambilan
kebijakan yang tepat sasaran, meningkatkan pelayanan publik, serta mewujudkan tata
kelola pemerintahan berbasis elektronik (e-government).
Tujuan Lokakarya
Lokakarya ini menjadi wadah koordinasi antara OPD, BPS, Dinas Komunikasi dan
Informatika, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menyepakati daftar data tahun
2026. Selama kegiatan, peserta melakukan verifikasi standar data dan metadata,
memastikan ketersediaan data tahun 2023–2025, serta mempersiapkan proses unggah data
ke Portal Cenderawasih.
Lokakarya ini dimulai tanggal 28-20 Juli 2026 yang difasilitasi dari Pembina data dari BPS
Papua Barat dan TA SKALA dengan fokus untuk menyusun daftar data, pendampingan
coahing meta dan standar data dan data set untuk portal Cenderwasih.
Penguatan Komitmen OPD
Pemerintah mengajak seluruh OPD untuk menjadikan data sebagai aset strategis dengan
meningkatkan kualitas pengelolaan, validasi, dan pemutakhiran data. Selain itu, koordinasi
antarinstansi perlu diperkuat agar tersedia satu sumber data yang dapat digunakan bersama
dalam penyusunan RPJMD, RKPD, RENSTRA, dan evaluasi pembangunan.
Portal Cenderawasih diharapkan menjadi pusat data pembangunan daerah yang
mendukung proses perencanaan, penganggaran, monitoring, evaluasi, serta pelayanan
publik yang lebih transparan dan akuntabel.
Melalui lokakarya ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen seluruh
perangkat daerah dalam menghasilkan data yang berkualitas. Dengan dukungan 261 daftar
data yang telah disiapkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya optimistis implementasi
Satu Data Indonesia akan semakin memperkuat pembangunan daerah yang terarah, efektif,
dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.