• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: March 9, 2026

Wakil Gubernur PBD Dorong Mahasiswa Bangun Toleransi dan Kemajuan Masyarakat Lewat Seminar Internasi

SORONG-Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I., MM, menghadiri Seminar Internasional bertajuk “Contemporary Issues on Socio-Religious Studies” yang diselenggarakan oleh IAIN Sorong, Senin (09/03/2026).

Kegiatan akademik ini menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya akademisi dari Umea University Swedia Prof. Dr. Tomas Lindgren, serta guru besar dari IAIN Pontianak Prof. Dr. H. Zaenuddin Prasojo, berlangsung di AULA kampus IAIN Sorong.

Wakil Gubernur Ahmad Nausrau menyampaikan apresiasi kepada IAIN Sorong atas inisiatif penyelenggaraan seminar internasional tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan komitmen kampus dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia, khususnya di Tanah Papua.

“Pertama, atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kami mengapresiasi seminar internasional yang dilaksanakan oleh IAIN Sorong. Ini menunjukkan bahwa IAIN Sorong memiliki berbagai terobosan dalam pengembangan sumber daya manusia di Tanah Papua,” ujarnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi telah membawa perubahan yang cukup kompleks terhadap kultur dan kehidupan sosial masyarakat. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia akademik untuk memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Ahmad Nausrau juga menegaskan bahwa Papua Barat Daya merupakan daerah dengan tingkat keberagaman yang tinggi, baik dari segi suku, agama, maupun latar belakang budaya. Oleh karena itu, komunikasi dan kebersamaan perlu terus dibangun untuk menjaga toleransi antarumat beragama.

“Karena itu kita harus terus membangun komunikasi dan kebersamaan untuk menjaga nilai-nilai toleransi antarumat beragama, sekaligus memastikan nilai-nilai sosial yang baik tumbuh di lingkungan akademik,” ujarnya.

Ia berharap seminar internasional ini dapat membuka wawasan mahasiswa bahwa mereka merupakan bagian dari komunitas global, sehingga mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan kerja sama internasional.