• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: July 27, 2026

Bakesbangpol PBD Siapkan 35 Calon Paskibraka untuk HUT RI ke-81

SORONG-Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Provinsi, pada Senin (27/07/2026).

Sebanyak 35 calon Capaska akan mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Waigo, Kota Sorong, berlangsung mulai 26 Juli hingga 19 Agustus 2026 dan dibuka oleh Pj Sekda Papua Barat Daya Drs. Yakob Kareth, M.Si, Senin (27/7/2026).

Yakob Kareth menyampaikan apresiasi kepada Badan Bakesbangpol, panitia, pelatih, pembina, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh calon Paskibraka yang berhasil lolos melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan kompetitif.

“Menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Ia menegaskan, selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan, para peserta akan dibentuk tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental, disiplin, kepemimpinan, kerja sama, serta karakter kebangsaan sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa.

Yakob berharap seluruh peserta mampu menjaga disiplin, kejujuran, rasa tanggung jawab, serta menjunjung tinggi semangat persatuan dalam keberagaman.

Sementara itu, Plt. Kepala Bakesbangpol Drs. George Japsenang, M.Si, mengatakan pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan sekadar melatih kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

“Sebanyak 35 calon Paskibraka yang terdiri atas 19 putra dan 16 putri akan mengikuti berbagai materi pembinaan, mulai dari latihan fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan hingga pembentukan karakter, dan selama pelatihan, para peserta didampingi tim pelatih gabungan, termasuk personel Brimob Polda Papua Barat Daya, untuk memastikan kesiapan mereka,” ujarnya.