• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: June 30, 2026

Gubernur Elisa Kambu Letakkan Batu Pertama Menara Lonceng Gereja Paroki Santo Paulus Klamalu

AIMAS – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan menara lonceng Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Klamalu, Kabupaten Sorong, Senin (29/6/2026).

Prosesi peletakan batu pertama tersebut menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Paroki Santo Paulus Klamalu. Pembangunan menara lonceng ini diharapkan menjadi simbol pertumbuhan iman sekaligus memperkuat pelayanan Gereja bagi umat di wilayah Klamalu.

Usai prosesi peletakan batu pertama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Misa Syukur yang berlangsung khidmat mengusung tema "Maju Bersama, Saling Melayani dan Solider Menuju Gereja Mandiri."

Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi pertama Paroki Santo Paulus Klamalu. Ia berharap momentum tersebut semakin meneguhkan iman umat serta memperkuat komitmen untuk terus berjalan bersama Tuhan dalam setiap aspek kehidupan.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, pribadi, dan keluarga, saya mengucapkan selamat dan sukses atas Hari Ulang Tahun pertama Paroki Santo Paulus Klamalu. Semoga momentum ini semakin meneguhkan hati dan menginspirasi kita untuk tetap setia bersama Yesus serta menjadikan Tuhan sebagai prioritas dalam kehidupan," ujarnya.

Menurut Elisa, peringatan satu tahun berdirinya paroki menjadi bukti nyata penyertaan Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Ia mengajak seluruh umat untuk terus membuka diri terhadap kehendak Tuhan agar dapat dipakai menjadi berkat bagi sesama.

"Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Dia selalu bersama kita. Tuhan memakai setiap orang yang membuka diri dan bersedia melayani. Karena itu, marilah kita terus hidup dalam iman dan pengabdian kepada Tuhan," katanya.

Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama membangun Tanah Papua menuju Indonesia Emas 2045.