• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: April 14, 2026

Pemprov PBD Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Gubernur: Pekerja Konstruksi Harus Terlindungi BPJS

SORONG-Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar Rapat Koordinasi perlindungan pekerja jasa konstruksi di Vega Hotel, Kota Sorong, Selasa (14/04/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos, dan dihadiri pimpinan OPD, PPK, PPTK, serta pemangku kepentingan sektor konstruksi.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberikan kepastian dan perlindungan bagi pekerja konstruksi. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan seluruh proyek konstruksi yang dibiayai APBD wajib mendaftarkan tenaga kerja dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, sektor konstruksi memiliki risiko kerja tinggi sehingga perlindungan pekerja menjadi hal yang mutlak. Dengan adanya jaminan sosial, para pekerja diharapkan dapat bekerja dengan aman, nyaman, dan lebih bertanggung jawab sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hasil pekerjaan.

Gubernur juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD, PPK, dan PPTK agar memastikan setiap pelaksana pekerjaan konstruksi, baik melalui tender maupun penunjukan langsung, wajib mendaftarkan seluruh tenaga kerja ke BPJS Ketenagakerjaan. Ia menegaskan bahwa kewajiban tersebut telah diperkuat melalui surat edaran pemerintah daerah.

“Khusus belanja konstruksi, wajib hukumnya mendaftarkan tenaga kerja sebagai peserta jaminan sosial. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Ia berharap kebijakan ini dapat memberikan rasa aman bagi para pekerja sekaligus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong, Iguh Bimantoroyudo, menegaskan komitmen memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja, termasuk sektor konstruksi. Ia berharap rapat ini memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar program berjalan optimal dan bermanfaat bagi pekerja di Papua Barat Daya.