• Dipublish Oleh: admin kominfo
  • Dipublish Pada: July 22, 2026

Pemprov PBD Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Wagub: Lindungi Anak Demi Masa Depan Papua

SORONG-Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar Jalan Santai dan Senam Bersama di lapangan Pantai Reklamasi, Kota Sorong, Kamis (23/07/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, S.Pd, diinisiasi oleh Dinas Sosial P3A bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, BKOW, dan Pokja Bunda Paud, dihadiri oleh Para Pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Orpa Susana Kambu, S.Pd, ketua BKOW Ny. Ida Priyanti Nausrau, ASN Pemrpov Papua Barat Daya, para siswa SD, SMP, SMA Kota Sorong.

Wakil Gubernur Ahmad Nausrau mengatakan anak merupakan aset berharga sekaligus generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa dan daerah.

"Di pundak anak-anak ini, kita menitipkan harapan masa depan negeri. Karena itu menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari orang tua, guru, pemerintah hingga seluruh pemangku kepentingan, untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi," ujarnya.

Ia menegaskan setiap anak harus terbebas dari kekerasan, intimidasi, perundungan (bullying), maupun ancaman terhadap fisik dan mental agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Ahmad Nausrau mengatakan, pembangunan sumber daya manusia Papua harus berlandaskan tiga prioritas, yakni Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif.

“Papua Sehat diwujudkan dengan memastikan anak-anak bebas dari stunting, gizi buruk, dan berbagai penyakit. Papua Cerdas berarti menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata hingga ke pelosok. Sementara Papua Produktif diarahkan agar generasi muda mampu kembali membangun daerahnya setelah menyelesaikan pendidikan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, UNICEF turut memberikan kampanye edukasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak di Papua Barat Daya.